kurnia motor insurance malaysia Secrets



Apakah LCT dapat digolongkan pada ICC classification clause, yaitu untuk other vessels not more than 15years ?

Polis ICC A obyek brp pupuk dg tambahan jaminan regular decline in weight or quantity…dan deductible nil. Pertanyaan : apakah dg kondisi di atas apabila terjadi klaim shortage berapapun nilai klaimnya dapat dijamin.

Menurut saya hal itu tidak diperlukan karena sudah ada “Course Certification” sertifikat klas atas kapal ybs dimana berisi sertifikasi atas tahun kapal dibangun, tonase, mesin, dll.

Tanggung jawab pihak ekspedisi / pelayaran tentu terbatas pada kontrak pengangkutan (baca: Invoice of Lading untuk pengangkutan laut), Jika kapal tenggelam karena kesalahan pihak kapal/pelayaran pastinya bisa dituntut.

melanjutkan pertanyaan diatas, bagaimana kalau posisi truk nya sedang mengantri untuk masuk port , jadi berjalan beriringan dengan kecepatan rendah 0-15km/jam. apakah bisa dikategorikan 1 lokasi, atau tetap menggunakan Restrict for each conveyance ?

Dalam praktek adalah biasa untuk menjamin “regular decline in weigh or volume” (tentu dengan pertimbangan volume of business). Namun dengan “Deductible : Nil” is incredibly click to investigate stupid

masuknya air laut, air danau atau air sungai ke dalam alat angkut, kapal, palka kapal, kontainer, mobil box atau tempat penyimpanan di luar kapal atau alat angkut darat

Aslkm Pak Imam..sblmnya salam kenal.. btw lsg aja pak mau tanya. ada tidak standar deductible di ICC “A” atau seperti apa penerapan deductible untuk m.cargo?

Oiya pak Imam, satu hal lagi pak. Dimana saya bisa obtain wording/klausula untuk land tansit go over A & B (yg bilingual kalo ada pak)? Terima kasih

Consignee tetap mengalami lack di penerimaannya setelah dilakukan pembagian prorata antar consignee lain. Kargo adalah soyabean meal yg berbeda origin yakni argentine dan brazil. Dan berada dalam Palka yang terpisah antara argentine dan brazil. Mohon pencerahannya, Pak Imam.

Mas apa kabar,saya mau nanya ne sewaktu nasabah mengajukan penutupan asuransi marine cargo dengan tujuan medan ke pontianak nasabah tdk menyebutkan transitnya dimana , dari pihak asuransi sewaktu menerbitkan polis di cantumkan transhitnya di surabaya ternyata cargo tersebut look at this web-site transitnya di tanjung priok dan ditanjung priok container terjatuh di tabrak craine,polis jaminan one.

pertanyaan saya yang selanjutnya apa sekiranya masalah mengenai hukum asuransi laut yang dapat saya angkat dalam have a peek at this site skripsi saya

Tolong berikan contoh kasus “kebocoran yang wajar” dalam jaminan yang dikecualikan. Terima kasih

Saya mau menanayakan ttg berapa batasan nilai untuk klaim shortage atau berkurangnya nilai yg wajar ? Apakah ada acuan standardnya ? Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *